IMPAS Demo Walikota Medan Terkait Hotel Sibayak Diduga Tempat Prostitusi dan Perdagangan Manusia


Medan,-

Sejumlah Mahasiswa yang terhimpun di dalam Ikatan Mahasiswa Peduli Keadilan Sosial Sumatera Utara (IMPAS) melaksanakan aksi unjuk rasa damai di depan kantor walikota Medan terkait dugaan tempat prostitusi dan perdagangan manusia,Kamis.(20/03)


Dimana di dalam orasinya Azwar Siregar, Meminta bapak walikota Medan agar segera menutup Hotel Sibayak yang berada di wilayah hukum Polsek Medan Petisah yang sampai saat ini hotel tersebut beroperasi di bulan Ramadhan ini, padahal sudah jelas bapak walikota Medan sudah mengeluarkan surat edaran yang dimana seluruh tempat hiburan malam dan tempat tempat prostitusi tidak ada yang beroperasi dan ini patut kami duga hotel tersebut tidak mematuhi peraturan yang ada.


Dilanjutkan Azwar Siregar juga meminta kepada Kapolda Sumut agar segera memanggil Kapolsek Medan Petisah guna untuk melakukan evaluasi terkait kinerja Polsek Medan Petisah yang dimana kami duga telah membiarkan ada tempat prostitusi perdagangan manusia di wilayah hukum Polsek Medan Petisah yang dimana hotel tersebut sudah jelas melanggar Undang-undang No. 21 Tahun 2007 tentang perdagangan manusia.


Dalam pantauan awak media, selama unjuk rasa  tersebut berjalan, demonstran mendapat pengawalan ketat dari pihak personil kepolisian Kota Medan. 


Azwar selaku koordinator aksi  mengungkapkan dalam orasinya, “Bahwa hotel tersebut sudah bertahun-tahun beroperasi yang dimana di dalam hotel tersebut jelas kami duga adanya tempat prostitusi perdagangan manusia sesuai investigasi kami di lapangan, lokasi atau tempat hiburan Hotel Sibayak di jalan Medan Baru Nibung diduga  sudah melanggar undang undang dan terindikasi dugaan Tindak Pidana prostitusi, dan ini sejalan dengan informasi kami Terima dari masyarakat."


Disamping itu Azwar Siregar selaku koordinator aksi menyampaikan dalam orasinya bahwa hotel Sibayak tersebut diduga merasa kebal hukum dikarenakan hotel tersebut beroperasi bukan 1 bulan ataupun 2 bulan akan tetapi sudah bertahun- tahun beroperasi.


Oleh karena itu,Ikatan Mahasiswa Peduli Keadilan Sosial Sumatera Utara (IMPAS) menyampaikan tuntutan dan harapan mereka melalui  Walikota Medan meminta panggil manajer hotel Sibayak yang berada di jl Nibung raya Medan Petisah terkait prostitusi perdagangan manusia bila perlu bapak walikota Medan turun langsung kelapangan guna memastikan tuntutan yang mereka sampaikan hari ini di depan kantor walikota Medan 


Mereka berharap Walikota agar melakukan penyelidikan Manajer hotel Sibayak yg berada di jl.Nibung raya Medan Petisah  terkait indikasi prostitusi perdagangan manusia.


Setelah mendengarkan tanggapan dari Walikota Medan Koordinator aksi meminta kepada agar walikota serius untuk mengusut tuntas atas aspirasi dugaan penemuan mereka, dan mereka akan mengawal terus berusaha di tuntaskan dan akan berjanji akan kembali lagi melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran.(tim)

Posting Komentar

0 Komentar